Pusat Data dan Informasi

Pusat Data dan Informasi

Pencarian Artikel

Tampilkan postingan dengan label anak mondok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak mondok. Tampilkan semua postingan

VIDIO”Nasehat Sederhana Dari Mudir Ma’had Qur’anic healing Indonesia

BAHAGIA ITU SEDERHANA
Menggapai Bahagia Dengan bersukur
Ada orang tertusuk duri bagai tertimpa gunung
Tapi ada juga yang tertimpa gunung bagai tertusuk duri.
Dan kualitas iman lah yg bisa membedakan itu semua.
Semoga sedikit nasehat ini bermanfaat untuk sahabat semua terkhusus diri saya sendiri.


MOTTO : MEMBENTUK GENERASI BERTAUHID,BEBAS NARKOBA,BEBAS GANGGUAN JIWA,CERDAS YANG BERAQIDAH SHAHIHAH DAN BERAKHLAQ KARIMAH. ðŸ“  Pondok Pesantren Rehabilitasi Qur’anic Healing Indonesia.
📩📦 Jln Tedy Lintam Rt/Rw 07/03 Desa.Pematang tebih Kota. Ujungbatu. Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28554, Indonesia
☎ 085355991986/ 08128880885
🌎 Web site www.pondokrehabilitasi.com
Fans Fage : https://www.facebook.com/pusatrehabilitasinarkoba/
Facebook : https://www.facebook.com/pondokrehabilitasi
Lanjut..

Renungan teruntuk orang tua

Renungan teruntuk orang tua

Seorang ibu guru setelah makan malam, dia mulai memeriksa PR yang dikerjakan oleh para siswanya. Saat itu, suaminya berjalan di dekatnya dengan ponsel pintar sambil Belajar Bisnis Online.

Ketika membaca catatan terakhir, ibu guru itu mulai menangis dengan air mata berlinang...

Suaminya melihat hal itu dan bertanya, "Mengapa kamu menangis sayang? Apa yang terjadi?"

Istri: Kemarin saya memberikan pekerjaan rumah kepada para siswa saya, untuk menulis sesuatu tentang topik: "Yang Saya Inginkan?"

Suami: "OK, tapi kenapa kamu menangis?"

Istri: "Memeriksa catatan mereka, itulah yang membuat saya menangis."

Suami ingin tahu: "Apa yang tertulis dalam catatan yang membuat kamu menangis?"

Istri: "Dengarkan tulisan anak ini...."

"Keinginan saya adalah untuk menjadi sebuah ponsel pintar."

Orang tua saya sungguh sangat mencintai ponsel pintar mereka....

Mereka peduli ponsel pintar mereka, sehingga kadang-kadang mereka lupa untuk peduli kepada aku. Ayah saya pulang dari kantor lelah, ia memiliki banyak waktu untuk ponsel pintarnya, tapi tidak bagi saya.

Ketika orang tua saya melakukan beberapa pekerjaan penting dan ponsel pintar berdering, dengan segera mereka mengangkat teleponnya, tapi tidak untuk aku, bahkan jika aku merengek menangis pun.

Mereka bermain game di ponsel pintar, mereka tidak bermain dengan saya.

Mereka berbicara dengan seseorang di telepon pintar mereka, mereka tidak pernah mendengarkan saya, bahkan sekalipun saya mengatakan sesuatu yang penting.

Jadi, keinginan saya adalah untuk menjadi sebuah Ponsel Pintar."

Setelah mendengarkan catatan anak murid itu, sang suami tersentuh dan bertanya kepada istrinya, "Siapa menulis itu sayang?"

Istri: "Anak kita...!!"

Gadget sungguh bermanfaat, tetapi itu semua adalah untuk kemudahan saja.
Janganlah kita berhenti mencintai anggota keluarga dan orang-orang yang mencintai kita dan lebih menghabiskan waktu dengan gadget ketimbang keluarga. Dan itu tidaklah sehat.

" Silahkan di share semoga bermanfaat..
Lanjut..
 
Sahabat Abu Qhois Sidomulyo S,ag - Berbagi Untuk Kemaslahatan Umat : Info Pon Pes Rqhi : 085355991986