Calon bidadari syurga
Dia cantik,tapi tak banyak yang tahu.
Sebab tak pernah dia umbar kecantikannya kepada mereka yang tak berhak atas itu.
#
Bibirnya tak merah menggoda karena lipstik.
Matanya tak biru karena kontak lense.
Alisnya tak melengkung sempurna karena pensil alis.
Pipinya tak merona karena sapuan blush on.
Bulu matanya tak lentik karena eyeliner.
Kulitnya tak mulus layaknya porselen karena tak pernah dibaurkan dengan foundation.
Dia tertarik untuk cantik, namun tak pernah tertarik untuk bersolek.
Wajahnya, tak pernah dikomersilkan ke sosial media.
Karena dia sadar,
Semua akan memunculkan fitnah atas dirinya.
#
Tapi bagiku dia cantik.
Malahan sangat cantik.
Karena perhiasan termahal seorang wanita selalu dipakainya,
rasa malu.
#
Sungguh,
dia cantik.
Bahkan sangat cantik.
Karena wajahnya selalu terbasuh air wudhu.
.
.
.
Dia menarik,
Namun tak ada yang mengganggu.
#
Sebab,
waktunya tak pernah dihabiskan untuk ngegaul.
Gadis itu lebih memilih untuk belajar ilmu syar'i di taman syurga (majelis ilmu) daripada sekadar nongkrong di cafe.
#
Masa mudanya tak dia sia-siakan untuk berpacaran.
Gadis itu lebih memilih untuk berdekatan dengan Al Quran.
Biarlah orang berkata dirinya kampungan, yang penting hidupnya selalu dalam naungan Tuhan.
#
Cintanya tak pernah ia beri kepada orang yang salah.
Karena ia sadar,
patah hati itu memerlukan pengorbanan besar dan kemungkinan akan menghabiskan seluruh air mata juga bahkan jiwa raga.
.
.
.
Iya,
dia sangat sempurna.
Saudariku itu cantik dan menarik luar dalam.
Tapi tak banyak yang tahu.
#
Sebab,
tak banyak laki-laki tercipta untuk pantas mendampingi sang calon bidadari syurga.

0 komentar:
Posting Komentar